Thursday, January 20, 2011

Markipit = Mari Kita Ngepit


 Me with my Miami

Turut mendukung gerakan Go green, save our planet, alasan naif itulah yang membuat saya membeli sepeda MTB Baru United Miami XC703, buat menelusuri jalanan Jakarta yang tingkat polusinya sudah bisa bikin sesak kita bernafas.Olahraga adalah alasan utama saya bersepeda. Denagn rutinitas yang seperti jebakan lingkaran setan dan pola hidup yang berantakan dan berhamburan seperti jerohan binatang seperti lagu bang Azis MS ketika dia menciptakan lagu buat bang Iwan Fals yang akhir-akhir ini semakin kesengsem dengan lagu "Buku ini Aku pinjam". Sejuta kenangan dan membuat kita tersenyum ketika mendengar lagu itu huehuehuehue(jauh dari topik mode on). bersepeda mempunyai banyak manfaat setelah saya baca sana-sini dan googling sana sini akhirnya memang benar Bersepeda memang bikin jantung kita semakin sehat. Dan ingat satu hal, saya tak ingin mati muda seperti Chairul Anwar.hari itu ketika punggung kaki masih merrasakan sakitnya di tackling oleh rekan sekantor ketika jum'at krida :). Walhasil dengan jalan agak terpincang-pincang selepas malamnya di urut oleh tukang urut internasional bernama pak Imron, alasann saya sebut sebagai tukang urut internasional karena beliau sering mengurut pemain-pemain Bola macam Pemain Malaysia dsb :). Emang terasa mak nyus paginya udah mendingan karena memar dan otot yang keseleo sudah berkurang rasanya. Awalnya niatan saya untuk membeli sepeda memudar gara-gara cedera futsal ini, namun denan tekad bulat akhirnya menujulah saya ke Toko Sarana jaya jatinegara ditemani oleh bung Eek membeli sepeda dan terpilihlah Sepeda itu, meskipun harganya luamyan Wow, tapi anamany juga udah kadung seneng atas rekomendasi engkoh-engkoh yang punya toko itu. harga disitu dan dipasaran emang bisa dinegoin, semudah aparat negeri ini menegokan suatu kasus ^____^V. hari pertama langsung di test, Jatinegara - Mampang Prapatan, Tiga Fly over satu Underpass aje gila untung nafas masih sampai dan keesokan paginya kebetulan lagi ada Even CFD alias Car Free Day. jadilah berkencan dengan yu niti :). Dan minggu berikutnya menapaki hutan ragunan yang tracknya naik turun. Ajee gile. mari kita nge-gowes biar sehat wal afiat. next : CFD lagi rencana namun dikarenakan saya harus pulkam ya ditunda lagi. Mo bikin Komunitas tentang sepeda disini. Mo juga bikin Pekapekustik kesampaian gak ya hehehehe


 MARKIPIT- MARI KITA NGE-PIT biar sehat, BIKE FOR FUN&HEALTHY

sometimes a question more powerfull than answer

Capres Naturalisasi

Sepertinya(maaf) sudah tidak ada lagi penguasa yang berasal dari bibit unggul kualitas grade AAA+++ di negara ini jika mereka sedang berkuasa. Dari segi edukasi mungkin mereka memiiki banyak gelar yang memanjangkan nama mereka. Kepandaian, kecerdasan dan tingkat berpikir menganalisa masalah tak perlu kita ragukan. banyak lulusan S2 luar negeri yang berkeliaran di negeri ini, meskipun tak sebanding dengan jumlah anak-anak yang putus sekolah. Tapi untuk masalah nurani, sekali lagi maaf, buat mereka yang sedang berkuasa saat ini.mugkin seharusnya aspek itu tak dinilai, karena kan merusak curiculum vitae anda semua. Keadilan yang harganya semakin mahal, bukan hanya harga cabe saja yang harganya sepedas rasanya. Keadilan baru-baru ini seperti ditampar oleh bertubi-tubi tamparan dari beberapa pihak. Kebohongan sudah menjadi bagian yang lekat dengan negeri ini. Aku, Kamu, dia Sama, para pembohong yang mulai menjalin keakraban dengan sebuah kebohongan. Kebohongan bukanlah awal dari sebuah kejujuran tak seperti pepatah rajin pangkal pandai.Muncul wacana (dari diri saya sendiri) untuk capres naturalisasi di Pilpres 2014 :). Berkaca pada kecermelangan Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim yang berhasil mengangkat sepakbola kita dan memberi warna berbeda, yang akhirnya dirusak oleh politisasi. Politik emang Tai, tapi negara tanpa politik sama ja gak bisa ngeluarin tai. Capres Naturalisasi adalah solusi instans bagi negeri ini, bukanlah setiap negara tercermin dalam prestasi persepak-bolaan mereka. Organisasi Induknya juga sama, cerminan diri dari bangsa kita. Sepantasyalah untuk Capres 2014 ada Capres naturalisasi. Di mata saya sudah tak ada lagi Capres 2014 yang patut untuk dipilih. Saya tidak mau seperti keledai, yang membuat kesalahan yang sama pada Pilpres. penyesalan saya paling mendalam tahun 2009. Semoga saja Wacana Capres naturalisasi bisa terwujud. jangan nanggung-nanggung, Naturalisasi sekalian Barrack Obama, dia khan pernah tinggal di Inodonesia :). kali capresnya di naturalisasi setidaknya akan membuat warna yang berbeda. Hidup Capres naturalisasi.

 UNTUK INDONESIA YANG LEBIH BAIK :)

sometimes a question more powerfull than answer

Friday, January 14, 2011

Ibuku

Sudah hampir tiga hari dirawat inap di RSUD Pare, dan aku masih di sini , masyuk dengan segunung pekerjaan dan masyuk dengan hal-hal yang biasa terjalani tanpa harus di setting ulang lagi. Rutinitas yang telah membekap nafasku selama ini. Ibuku...jika aku mendiskripsikannya, ibuku adalah ibu yang terhebat didunia. Jangan lupakan bapak, tapi memang dia yang terhebat dalam keluarga kecilku. Aku lahir 3 bersaudara, kakak sulungku menghadap ke penciptanya ketika aku belum lahir. tinggal keluarga kecil ini. dan si Ragil merantau 770KM lebih dari rumah. Mungkin aku bukan tipikal orang yang sensitif dengan perasaan atau sentimentil seperti bapak,dan aku tidak tahu sifat dari kedua orangtuaku mana yang dominan terhadapku. ketika kakakku bercerita tentang bapak yang menangis ketika melihat ibu terbaring di rumah sakit, aku tahu itu cinta, cinta yang diungkapkan , meski aku dengar dari sebuah cerita makhluk yang bernama handphone.Tensi menjadi hal yang menggelayuti  ibuku saat ini, tensi  darah yang mendekati angka 200 yang membuat beliau masuk RS untuk petama kalinya. Mungkin hal itu di pengaruhi juga oleh gula darah yang juga ikutan meninggi.  Alhamdulillah beliau mulai membaik. dan semoga lekas membaik seterusnya. Sudah kudengar Candanya beberapa kali ini. dengan khas bahasa jawanya. sedikit banyak seperti ini percakapan ibu dan anaknya yang cukup lama tidak terungkapan, atau memang inilah cinta yang terungkap walau jarak nun jauh disana. hal yang patut aku garis bawahi ibuku berkata bahwa "Alhamdulillah masih sakit, masih disayangi ma Gusti Allah, masih ditegur. ya orang hidup itu harus mikir lee, kalo ndak mikir ya udah gak hidup lagi, ibu didoakan cepet sembuh ya lee .....". fuuuh sekali lagi aku semakin kagum dan menyadari ibuku adalah ibu terhebat di dunia dibalik kecerewetannya yang mencecarku tiada habisnya. membesarkanku dengan peluh yang kadang aku melupakannya. Love you Mom :) Semoga lekas sembuh dan sehat selalu. maaf saya belum bisa pulang (tanpa alasan yang jelas : dudul)



sometimes a question more powerfull than answer

Super

Hari-hari yang udah mulai tak jelas di bawa kemana arahnya. Let it flow sepertinya jadi mantra standar yang bisa di jadikan alasan untuk membesarkan hati dan pikiran. Kacau, sebaliknya banyak seperti itu, tidak harus memikirkan sesuatu yang sulit yang ada hanya sakit. Bisa ditebak kemana arah yang akan dijelajahi dengan kuat selayaknya manusia super dan hebat yang bisa survive dimanapun. Minggu-Minggu yang tiada bosan menanti kepastian waktu kapan segera disatukan, masih tak terhiraukan juga walau sesaat. pernah terdenagr nyaring beberapa waktu lalu dan akhirnya hilang begitu saja tertimba isu-isu dan kejadian layaknya  di mass media yang sedang bercengkerama dengan kekuasaan. Aku tidak sakit gila Pegawai Pemerintah, hanya saja idealiss yang kusimpan mulai pudar diterpa galaknya aturan di jaman ini, jaman modernisasi yang sepertinya sudah mulai berlari, bukan berjalan lagi apalagi sambil didera oleh kefasihan media mengolok-olok larinya laju modernisasi yang lari bak seseorang yang gendut mencoba berlari, bah apalah itu, analogi yang sangat picik. Tak perlu dialihkan dengan isu-isu macam media, kondisi jiwa ini masih stabil, hanya perlu sedikit bumbu seperti dalam sayur asem, setidaknya garam kehidupan. Sedikit saja biar rasa bosan lelah dan dialihkan seperti media mengalihkan isu-isu panas yang punya kepentingan. Atau aku terlalalu banyak menambahi bumbu-bumbu pada masakan di kehidupanku?



sometimes a question more powerfull than answer