Wednesday, August 6, 2008

Something about 14th Floor

Welcome to 14th Floor



"ini tulisan di depan lift tempat gue kerja"


Itu yang terekam dibenak gue pas pertama kali lapor di tempat kerja,MySpace wuih naek Lift... sumpah kepala gue pening seketika untungnya tidak berpegangan pada temenku (gak ketahuan ndeso-nya..hehehheeh gue inget banget waktu itu 25 Agustus 2003.Gue lapor untuk pertama kalinya memasuki dunia kerja yang nyata ..heheh Kesan pertama deg-deg-anMySpace(yaeyalah..masak deg-deg dong( ABG mode On). Secara gw bukan anak Jakarta sendiri. laporan ditanyain sebentar kesana-kesini langsung dech dibikinin surat Nomor ND-24/PJ.2/2003 tanggal 25 agustus 2003 tentang penempatan pegawai di PPSP and gue ditempatin di subdit Pembukuan penerimaanMySpace (wuaaakss langsung terbayang-bayang angka lagi...angka lagi..a new Nightmare was come.Not a new day....nah itulah awal gw bekerja and sampai sekarang masih disini cuman gonta - ganti label doang jadi PKP. Tiga kali ganti nama tanpa ada jenang merahnya PPSP to PSP to PKP until now. And Still about revenue :P (itu hampir 6 tahun kurang berapa hari) ternyata lama juga yach gw disni) and Now a New Era was Coming...Modernisasi rek..semoga bisa menjadi lebih baek (ralat : modern khan udah dari kemarin kalee, tapi khan gue khan baru sempet cerita sekarang. Dan Perubahan itu antara lain :
tereeeett....


kalo bener diterapkan udah banyak yang kedenda tuh


neh yang agak berat kalo tanda pengenal ketinggalan, dulu sey tidak seberapa ketat dalam pengawasan tanda pengenal ini(padahal udah kewajiban dari jaman jebot), Cuman ya begitulah manusia....heheheheh. Tapi kalo sekarang tiada maaf lagi bagimu yang tidak bawa name tag (tanda pengenal)...enyah kau kisanak dari gedung ini...kata mbak-mbak yang berjaga didepan pintu masuk, namun kalo kita lengkap, rapi gak pake sendal :P dia akan menyapa dengan sopan, kalo tidak pake, acak adul, apalagi pake sendal pasti nyeloteh eh mas..mas..kok tanda pengenalnya gak dipakai jangan masuk dulu..hehhehheeh(hal ini akan berakibat fatal jikalau jam absen sudah mefet alias injury time...yach itulah kenapa banyak yang sedikit tersiksa oleh perubahan yang baek ini, untung kasta kayak gue gak diwajibkan pake dasi..kalodisuruh pake, masak naek angkot pake dasi + lagian gue gak bisa pake dasi(kalo pake pasti ngerepotin temen..xixixix.) Untuk soal yang merokok sesuai aturan Perda gak tau neh someone disebelah gue ^__^ V masih sering ngerokok diruanganMySpace.tak tahulah..trus mengenai penghematan energi..ini nih sering pada males matiin komputer, alhasil gw yang dolo sering pulang akhir, ngecek-in kompie atu-atu (soalnya inget ma perintah almarhum bos gw) tak tahu juga memamtikan komputer aja kok males giman kalo kerja heheheh no Offense partner. Soalnya kalo gak dimatikan Kompie juga lebih gampang error kadang pilek, batuk dsb..ujung-ujungnya ini kompie kenapa ya, eh jiz..inikompie ku kenapa yach? yach ngerangkap dech utak atik kompie nah pas habis ngutak aktik tuh bisasnya bisa bilang buu' begini, begitu, begono biar kompienya gak rewel ..pasti jawabanya melegakan ..heheh tapi gue tetep seneng karena bisa nambah ilmu pengetahuan tentang kompie,kalo ndak bisa beresin ya tinggal bilang ma master nya disebelah gue yang terkadang suka ngerokok diruanganMySpace (No offense partner ^___^ V tapi so far so good dan bahkan lebih baek lagi ....ya semoga aja terus membaik.(laen kali nyambung yach) Tetap semangatMySpace

the Magnificent 7



Sebelum CR7 dan David Beckham, pemakai No. 7 siapa lagi kalau bukan Eric "The King" Cantona, sang maestro asal Perancis yang dianggap fans United sebagai mesiah atau juru selamat yang membawa mereka ke era kejayaan. Berlebihan? Tidak kiranya, Eric Cantona adalah seorang pemain depan berkemampuan komplit dengan visi jenius. Saat Cantona memasuki lapangan saja, auranya sekelilingnya sangat luar biasa, dengan stylenya yang khas yaitu kerah baju diangkat ke atas, ia terlihat anggun bahkan mungkin mendekati angkuh, tapi juga mendominasi. Cantona selain konsisten mencetak gol, ia juga playmaker yang sangat piawai, bak seorang pemimpin orkestra memimpin rekan2nya memborbardir pertahanan lawan. Prestasinya tak usah ditanya, Dua kali "double" EPL dan FA Cup sudah merupakan jaminan menterengnya. Keputusannya untuk pensiun diratapi oleh semua fans United di dunia ini tanpa terkecuali, seakan-akan anak ayam kehilangan induknya. Beruntunglah Class of’92, yang salah satunya adalah Beckham, mendapatkan kesempatan merasakan daya magis Cantona secara langsung.

Setelah era Cantona dan Beckham, penerus No. 7 berikutnya hingga saat ini yaitu pemuda asal Madeira bernama Cristiano Ronaldo yang saat pertama kali melakukan debut Unitednya masih berusia 18 tahun juga langsung memberikan sebuah peragaan karya seni nan indah pada publik Old Trafford yang cemas bercampur penasaran. Kedua kaki bocah Portugal itu seakan mempunyai nyawa dan pikiran sendiri, bergerak lincah memainkan berbagai trik pada bola dan dengan campuran kecepatannya yang tidak bisa dipercaya akal sehat, menipu lawan di depannya. Pemain bertahan Bolton yang 'beruntung' dijadikan lawan saat debut, dibuatnya kocar kacir dan seakan belum pernah belajar bermain sepakbola. Kini pada usianya 22 tahun CR7 - demikian Cristiano Ronaldo biasa disebut - semakin matang dan musim ini sukses membawa Manchester United 'Keep Flying High' menantang di 3 front untuk mengulang kesempatan musim ajaib “treble”. Ia juga sukses memenangkan taruhan jumlah gol semusim dengan Sir Alex Ferguson dengan mencetak 15 gol untuk United hanya dalam separuh musim saja. Hanya Tuhan yang tahu seberapa jauh CR7 akan melangkah di usianya yang masih muda ini.

Eric Cantona, David Beckham, dan Cristiano Ronaldo, ketiga pemain ini mempunyai beberapa kesamaan. Mereka adalah pemain bertalenta tinggi dengan skill tinggi nan indah yang mampu mempesona publik; Ke-3 pemain ini, bagi MU adalah pemain yang sangat penting di masanya masing-masing; Dan terakhir ke-3 pemain inilah yang atau pernah mengenakan seragam keramat United No. 7 atau disebut juga Magnificent Seven. Berbeda dengan klub2 sepakbola umumnya, di United, No. 7 dianggap sebagai nomor keramat dibandingkan nomor lainnya bahkan nomor sepuluh sekalipun. Bagi para fans United, pemakai No. 7 haruslah seseorang yang mampu mengubah permainan tim dan membawa kemenangan. Bila dirunut dari mantan No. 7 sebelum Eric Cantona seperti Bryan Robson, Steve Coppell,Willie Morgan, dan George Best. Stigma No. 7 sebagai nomor keramat mungkin dapat dimengerti.

Bryan Robson, The Marvel Captain melalui masa dua orang manajer yaitu Ron Atkinson dan Sir Alex Ferguson, tapi bagi kedua manajer, perannya tak tergantikan sebagai inspirator tim, ada ungkapan “saat Bryan Robson bermain, United tidak akan kalah,” namun justru sayangnya ia sering cedera dan kegemarannya pada alkohol memperparah keadaan, walaupun kemudian ia sadar dan menguranginya.
George Best, salah satu dari Busby Babes, banyak dianggap sebagai pemain paling hebat yang pernah ada,melebihi Pele maupun Maradona. Mungkin agak berlebihan tapi ini menggambarkan skillnya Best yang luar biasa yang juga sayangnya sering disia-siakan pemiliknya dengan hidup tidak disiplin dan hura-hura dan akhirnya tidak mampu menolong United bangkit dari kemerosotan tahun 1970’an.
Penerusnya Willie Morgan, jauh dari kementerengan Best dan sialnya bermain di masa sejarah gelap United, tapi masih mampu menyumbangkan 34 gol. Bisa jadi dialah No. 7 yang tidak pernah merasakan kejayaan United sebelum digantikan Steve Coppell.
Steve Coppell, digambarkan sebagai gabungan George Best dan David Beckham alias sempurna dan sukses mengangkat kembali United ke League One, tapi sial tak bisa ditolak akhirnya karir Coppell harus berhenti pada usia 28 tahun karena cedera parah.

Ternyata anggota ‘klub’ Magnificent Seven ini selain eksklusif juga penuh cobaan atau lebih tepatnya seperti ada kutukannya yang harus dilalui agar sukses.
Eric Cantona sedari awal memang temperamental, di tahun 1995 saat United bertandang ke markas Crystal Palace, Selhurst Park, tidak mampu menahan emosinya saat diejek oleh Matthew Simmons salah satu fans lawan. Yang terjadi adalah kejadian historikal, tendangan kungfu Eric Cantona pada fans itu selalu teringat jelas kalau bukan menjadi mimpi buruk bagi United. Sentuhan Alex Ferguson terinspirasi istrinya Cathy yang akhirnya menyebabkan Cantona tetap bertahan di United. Kembalinya Cantona ke lapangan, lagi-lagi dengan style yaitu sebuah gol ke gawang Liverpool dan “double” kedua untuk United musim itu juga.
David Beckham, kejadian memalukan di World Cup 1998 saat dirinya diusir dari pertandingan Inggris dengan Argentina yang akhirnya Inggris kalah via adu penalty. Publik Inggris mencari kambing hitam kekalahan tersebut dan Beckhamlah yang dijadikan sebagai tempat pelampiasan. Awal musim 1998/99, di setiap pertandingan terutama tandang, Becks selalu mendapat ejekan fans lawan, tapi dengan dukungan Fergie, rekan2 Unitednya, dan seluruh fans United, Becks akhirnya mempersembahkan prestasi “treble” dan sekaligus puncak dari segala puncak prestasi yang pernah dilakukan klub Eropa sekaligus membungkam publik yang menyalahkannya secara tidak fair.
Cristiano Ronaldo, seperti mengulang kejadian Becks tapi bedanya kali ini ia dianggap biang kerok diusirnya favorit Inggris dan rekan Unitednya Wayne Rooney saat pertandingan Inggris dengan Portugal di World Cup 2006, Inggris kembali harus kalah penalti. Publik Inggris kembali mencari kambing hitam dan kali ini CR7 yang mendapat jatah. Dan saat itu merupakan saat terpanas dan penuh kecemasan bagi CR7 yang kuatir keamanannya dan keluarganya di Inggris, dan juga seluruh fans yang kuatir CR7 akan hengkang dari United. Kembali campur tangan Fergie dan akhirnya CR7 tetap kembali ke Old Trafford, bersahabat baik dengan Rooney dan sebaliknya, serta berdua mengantarkan United sebagai klub paling menakutkan bagi lawan-lawannya. Publik pun kembali terdiam dan terpesona seperti saat David Beckham dulu. (dikutip dari berbbagai sumber )

Event : FESTIVAL JAJANAN BANGO

FESTIVAL JAJANAN BANGO KE-80
YUk siap-siap untuk sesuatu yang Enak...mari makan Enak.gak usah jauh-jauh kuliner-an hehe yuuuk mari....

Monday, July 28, 2008

i hate Number.....


gW BENCI sama ANGKA


MySpaceEperibodieh....huuuuuu)MySpace(menyambut kedatangan gue).lama juga gue gak ngedumel ngalor ngidul a.k.a nge bloger disni.First :gw mencoba bercerita..seperti jaman dahulu. Alkisah..disebuah desa kecil yang konon katanya termasuk dalam kategori antah - berantah dan mendapat jatah terbanyak BLT..wuuaaks.pembukaan yang mengiba..mirip strategi dari acara-acara di tipi yang minta dukungan pirsawan dan pirsawati yang terharu oleh cerita-cerita sendu, khan orang indonesia suka yang sendu-sendu orang melayu, suka yang sendu-sendu (efek rumah kaca mode on). serius neh...gue benci banget yang namanya sama angka..(dolo) waktu sekolah itulah mengapa saya mengambil jurusan bahasa, alasan pertama 1. Gw suka yang Jepang-Jepang-an dan secara uda ikutan extra kurikuler anna sensei MySpaceand gw adalah 1 dari tiga murid yang lulus samapi akhir(cowok sendiri buu') 2. Gw gak mau sama jurusannya ma kakak-Q sendiri harus Beda :P. 3. Gw gak Suka sama yang Namanya AngkaMySpace tapi gw suka Fisika. Alasan yang Ketiga ini neh..dari Sd emang gue ndak suka..Istilahnya hanya sebagai pelengkap penderita aja tuh Pelajaran yang ada angka-angkanya. benci nya udah banget dan nuotokk puol (jatim mode on). Alhasil dengan ngambil Jurusan bahasa aku bisa berekspresi tanpa ada tekanan, namun akhirnya dadang juga..(the tariXjabriX mode on) di Akhir Episode menjelang berakhirnya masa -masa yang Indah (baca SMU) akhirnya mendapatkan Juga les Matematika ( oh MG....tapi butuh juga sey buat UMPT dan sejenisnya).hehehe. Dolo gw pengin banget jadi Duta besar indonesia untuk negara tentangga mana geetooh..tapi selepas SMU, Kuliah (titik balik) gw ngambil di salah satu Sekolah Tinggi Plat Merah Jurusan nya isinya angka-angka dan angka (lengkap sudah penderitaanku buat berjibaku). dan setelah bekerja pun ngelanjutin kuliah lagi jurusanya gak jauh-jauh dari angka juga "Akuntansi konsentrasi Perpajakan "( Oh MG kuadrat..).Beruntungnya diriku bisa mencapai garis finish dengan predikat sangat memuaskan ...(nyombong mode on)MySpace Dan sekarang, tebaklah saudara..apa yang gue benci dari SD sampai SMU bahkan kuliah juga udah jadi bagian hidupku sehari -hari yang kental bercampur, bahkan jariku pun telah hapal letak2 angka-angka itu...oh yeeeh MySpace. whateverlah..Gw jalanin aja..dan sekarang angka itu udah meng-hipnotiskuMySpace dan mencuci otakku layaknya joker mempengaruhi Harvey Dent ..heheheheheh. 1-2-3-4-5-6-7-8-9-0-1-2-3-4-5-6-7-8-9-0...ter muter..muter..muter..muter..muter muter ter.Wow apa yang gw benci sekarang mulai gue sukai...Jadi teringat waktu pelajaran Agama dolo cintailah apa yang kamu cintai sewajarnya dan selayaknya saja barangkali suatu saat akan menjadi yang engkau benci, dan sebaliknya bencilah apa yang kamu benci itu sewajarnaya dan selayakknya saja jangan berlebihan..barangkali akan menjadi sesuatu yang engkau sukaiMySpace. Now it's time for Going HOme..eh salah ding ndak Going Home dolo mampir dulu ke kampus UHKC ..kampus mana neh? lhah gue khan sekarang jadi mahasiswa jurusan sinematographi ..(oh yee..) UHKC maksudnya Universitas Hollywood Kartika Chandra xixix deket buu' tinggal nyebrang aja (gak tau jadi keranjinagn nonton semenjak tidak kuliah lagi. hari ini kuliahnya THE MUMMY: TOMB OF THE DRAGON EMPEROR oleh bapak dosen Brendan Fraser,Jet Li,Michelle Yeoh,Luke Fors,Maria Bello dan John Hanna ..heheheh neh udah siap-siap menuju ke TKP MySpacesecara buu' pemutaran perdana. 1 Agustus 2008 inilah saudara jadwal Hari ini di Hollywood KC tercinta dan inget sekarang HTM : Rp. 15.000,-(naek 5000 nih pasti gara2 naiknya BBM)

Title
THE DARK KNIGHT 13:00 15:45 18:30 21:15 --:--
THE MUMMY: TOMB OF THE DRAGON EMPEROR 12:30 14:45 17:00 19:15 21:30
THE X-FILES: I WANT TO BELIEVE 13:15 15:25 17:35 19:45 21:55
OH MY GOD 13:00 15:10 17:20 19:30 21:40
SETANNYA KOK BENERAN? 12:45 14:55 17:05 --:-- --:--
THE EYE 19:15 21:25 --:-- --:-- --:--
dan gue milih jam 19:15 tancappp......sekarang keburu gak kebagian tiket..MySpace




sometimes a question more powerfull than answer